PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK UNTUK LINGKUNGAN YANG BAIK

Hasil Karya Mahmud yang terbuat dari bahan sampah
Hasil Karya Mahmud yang terbuat dari bahan sampah

BONDOWOSO – Pada saat ini berbagai limbah dihasilkan dari segala kegiatan manusia. Hal itu diperparah dengan persaingan dunia industri yang semakin tajam. Masing-masing pelaku industri berusaha untuk melakukan proses produksi yang sebesar-besarnya agar mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin. Akibat dari kegiatan tersebut, terjadilah kualitas lingkungan yang buruk karena limbah yang dihasilkan tidak dimanfaatkan atau didaur ulang melainkan dibuang ke sungai, selokan, dibakar, dll.

Bros 2

Limbah adalah suatu hal yang seakan melekat dalam hidup kita. Limbah dapat kita jumpai dimana saja. Limbah yang tidak ditangani secara serius akan berakibat buruk bagi lingkungan maupun makhluk hidup seperti kualitas air yang turun sehingga dapat memberikan penyakit bagi masyarakat, selain itu juga dapat menimbulkan penurunan kualitas terhadap tanah.

Oleh karena itu, limbah plastik harus dimanfaatkan agar tidak berakibat buruk bagi lingkungan. Bahkan ketika dimanfaatkan limbah plastik tersebut dapat memberikan keuntungan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Moch. Mahmud Untung Priyono, salah satu warga desa Pejaten Kabupaten Bondowoso.

Terletak di dusun Krajan, tepatnya RT 4 RW 1. Ia mulai menekuni pembuatan kerajinan dengan sabar dan pantang menyerah. Ia murni bertujuan untuk membuat lingkungan yang baik. Berbagai barang-barang berkualitas dari sampah berhasil ia ciptakan. Ide-idenya selalu muncul dan berhasil ia kembangkan. Seperti bros dari botol mineral, bunga dari sisa plastik, gantungan kunci dari potongan-potongan plastic snack, vas bunga dari bahan kayu, peci;kotak tisu serta anyaman souvenir dari bambu bekas, bunga bonsai plastic dari bekas akar pohon, kursi karet dari ban bekas sepeda  motor dan mobil, aneka jenis hiasan dinding atau dekor dari Koran bekas dan buku bekas.

Berbagai macam benda yang berkualitas tinggi berhasil ia ciptakan. Namun, Ia hanya memproduksi ketika ada pesanan. “Saya setiap hari bisa memproduksi mas. Namun saya hanya memproduksi ketika ada pesanan. Maklum, kegiatan ini baru saya lakukan sehingga belum dikenal oleh masyarakat luas”. Ujar Mahmud sewaktu ditemui dirumahnya..

Harga setiap barang berbeda sesuai dengan kerumitan pembuatannya, bahan yang digunakan dan ukuran barang yang akan dibuat. Keahlian yang dimiliki oleh Mahmud adalah suatu hal yang langka. Butuh keahlian, kerja keras dan kesabaran untuk membuat barang-barang seperti itu. Oleh karena itu, potensi yang ada dalam diri Mahmud harus terus dikembangkan, diharapkan kedepan ia mendapatkan perhatian dari pemerintah baik dalam bentuk pelatihan maupun pemberian dana untuk pengembangan usahanya. (Red/Adil, Jur/Ham).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar