POTENSI DESA PART 2: INDUSTRI TAHU

IMG_20170726_101857

Bondowoso- Mahasiswa KKN Universitas Jember melakukan observasi ke pabrik tahu yang berada di dusun Sumberayu hari Rabu (26/7)  untuk dimasukan menjadi salah satu potensi industri yang ada di Desa Pejaten. Industri tahu di Pejaten merupakan salah satu industri besar di desa yang mulai berdiri pada tahun 2000.  Ibu Lailatul Faisah selaku pemilik industri tersebut menyambut dengan hangat atas kunjungan darri Mahasiswa KKN yang melakukan pendokumentasian mekanisme pembuatan tahu mulai dari awal sampai proses tahap akhir.

Ibu Faisah mengatakan bahwa produksi tahu bahan bakunya setiap hari mencapai 3 Kw kedelai bahkan bisa lebih. Hal ini karena tergantung pasar yang menentukan untuk produksi lebih banyak. Misalkan pada saat bulan suci Ramadhan yang memiliki banyak permintaan dari pasar. Untuk pemasarannya terfokus pada tiga daerah yakitu; pasar Sukowono, pasar Wringin dan Tenggarang. Setiap harinya bisa mencapai 200 papan/hari.

(foto wawancara)
(foto wawancara)

Karyawan yang bekerja di pabrik sekitar 13 orang, mereka mulai melakukan pekerjaanya dari pukul 08.00-15.00. Bahan tahu tersebut dari campuran kedelai lokal dengan kedelai luar. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas produk dan tidak gampang kecut. Limbah dari tahu/ampas tahu tidak dibuang karena ampas tersebut di jual untuk dijadikan pakan ternak. Hal ini untuk mengatasi pencemaran lingkungan dan menambah penghasilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar